Split Direct Deposit: Danai Tabungan Lebih Dulu, Sisanya ke Rekening Giro

Split Direct Deposit: Danai Tabungan Lebih Dulu, Sisanya ke Rekening Giro

Ekonomi

Strategi split direct deposit mengirim nominal tetap ke tabungan lebih dulu, lalu sisanya ke rekening giro, sehingga tabungan tetap terisi tiap bulan.

Mengandalkan sisa uang di akhir bulan untuk ditabung sering kali tidak berhasil. Dana yang mengendap di rekening giro cenderung terpakai untuk kebutuhan sehari-hari, sehingga saldo tabungan tidak pernah bertambah. Salah satu cara yang dinilai lebih efektif adalah memecah setoran gaji langsung atau split direct deposit, yaitu mengirim nominal tetap ke rekening tabungan setiap kali gaji masuk dan menempatkan sisanya di rekening giro.

Skema ini hanya dapat dijalankan bila pemberi kerja mengizinkan. Sebagian besar sistem penggajian membayar nominal tetap lebih dahulu sesuai urutan yang ditetapkan, lalu mengalirkan sisa dana ke satu rekening penampung. Karena itu, rekening tabungan sebaiknya menjadi penerima nominal tetap dan rekening giro menerima sisa, bukan sebaliknya. Alasannya, rekening penerima sisa adalah rekening yang menyusut ketika gaji datang lebih kecil.

Otomatisasi berupa transfer sehari setelah hari gajian memang lebih baik dibanding menabung dari sisa uang bulanan. Namun transfer semacam itu mengambil dari saldo yang sama dengan pembayaran sewa dan tagihan kartu, sehingga pada bulan yang ketat transfer itulah yang paling mudah dibatalkan. Split direct deposit membayar tabungan sebelum uang itu pernah singgah di rekening giro.

Contoh perhitungan

Pada gaji 2.000 dolar AS, nominal tetap 200 dolar AS masuk ke rekening tabungan dan 1.800 dolar AS ke rekening giro. Jika pekan kerja yang lebih pendek memangkas gaji menjadi 1.700 dolar AS, tabungan tetap menerima 200 dolar AS dan rekening giro menerima 1.500 dolar AS.

Besaran nominal tetap sebaiknya dikunci berdasarkan gaji terkecil yang biasa diterima. Pasalnya, gaji yang jumlahnya lebih kecil daripada nominal tetap akan membuat rekening giro tidak menerima dana sama sekali.

Langkah penyiapan

Penyiapan skema ini memakan waktu sekitar 15 menit:

  • Cari nomor routing dan nomor rekening tabungan di aplikasi bank atau layanan perbankan daring.
  • Buka halaman setoran gaji langsung di portal penggajian, atau minta formulir kertas kepada bagian sumber daya manusia.
  • Tambahkan rekening tabungan sebagai penerima nominal tetap, atur rekening giro sebagai penerima sisa yang sebagian sistem menyebutnya saldo atau sisa gaji, lalu pastikan tabungan dibayar lebih dahulu.
  • Periksa dua slip gaji berikutnya, karena perubahan dapat memerlukan satu hingga dua siklus gaji untuk berlaku.

Bila perusahaan tidak mengizinkan

Tidak semua pemberi kerja mengizinkan penggunaan rekening kedua. Bila perusahaan tidak dapat memecah setoran gaji, transfer sehari setelah hari gajian menjadi pilihan cadangan. Apa pun skemanya, rekening tabungan di bank yang berbeda dari bank rekening giro lebih sulit diambil dananya dibandingkan rekening di bank yang sama.

Menyesuaikan saat gaji naik

Ketika menerima kenaikan gaji, sebagian kenaikan itu sebaiknya ditambahkan ke nominal tetap sebelum gaji pertama yang lebih besar masuk. Dengan cara itu, sebagian kenaikan sudah masuk ke tabungan sebelum pola pengeluaran menyesuaikan dengan penghasilan baru.

Untuk rekening yang menerima nominal tetap, membandingkan rekening tabungan berbunga tinggi terbaik menjadi langkah lanjutan yang disarankan.

Sumber: Money Crashers

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy