Festival Gandrung Sewu 2026 Digelar Malam Hari, 1300 Penari Tampil di Pantai Boom Marina

Nasional
Festival Gandrung Sewu 2026 Digelar Malam Hari, 1300 Penari Tampil di Pantai Boom Marina

Gandrung Sewu 2026 di Banyuwangi untuk pertama kalinya digelar pada malam hari dengan tema Kembang Dermo dan melibatkan 1300 penari di Pantai Boom Marina.

Festival budaya tahunan Banyuwangi, Gandrung Sewu, kembali digelar pada 2026. Pagelaran tari kolosal itu tahun ini mengusung konsep yang berbeda dibandingkan penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya.

Perubahan paling menonjol tampak pada waktu pertunjukan. Untuk pertama kalinya, Gandrung Sewu digelar pada malam hari.

Tema Kembang Dermo

Gandrung Sewu 2026 mengangkat tema "Kembang Dermo". Tema tersebut menjadi penanda konsep pertunjukan edisi kali ini.

1300 penari di Pantai Boom Marina

Pagelaran bertema "Kembang Dermo" itu melibatkan 1300 penari. Pertunjukan berlangsung di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, pada Sabtu malam (24/10).

Dengan jumlah penari sebanyak itu, Gandrung Sewu 2026 tetap hadir sebagai pertunjukan tari kolosal sebagaimana edisi-edisi sebelumnya, tetapi dengan suasana yang berbeda karena digelar setelah hari gelap.

Pertama kali digelar malam hari

Penyelenggaraan pada malam hari menjadikan edisi 2026 berbeda dari edisi-edisi sebelumnya. Baru pada tahun ini pertunjukan Gandrung Sewu digelar pada malam hari.

Perubahan waktu itu menjadi bagian dari konsep baru yang diusung festival tahun ini, di samping pemilihan tema "Kembang Dermo" dan pelibatan 1300 penari di Pantai Boom Marina.

Festival budaya tahunan

Gandrung Sewu merupakan festival budaya tahunan di Banyuwangi. Pada 2026, festival tersebut kembali digelar dengan format pertunjukan malam hari dan tema "Kembang Dermo", melibatkan 1300 penari di Pantai Boom Marina pada Sabtu malam (24/10).

Sumber: Antara Terkini

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy