Mantan Panglima TNI Widodo AS Meninggal Dunia pada Usia 82 Tahun

Mantan Panglima TNI Widodo AS Meninggal Dunia pada Usia 82 Tahun

Nasional

Mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Widodo AS meninggal dunia di kediamannya di Jakarta pada 25 Oktober 2026 pukul 21.30 WIB dalam usia 82 tahun.

Jakarta ΓÇô Kabar duka datang dari lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, yang dikenal sebagai Widodo AS, meninggal dunia di Jakarta pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Widodo AS mengembuskan napas terakhir di kediamannya pada pukul 21.30 WIB dalam usia 82 tahun.

Kabar tersebut dikonfirmasi Komando Armada II melalui pernyataan belasungkawa resmi. Ucapan duka disampaikan kepada keluarga besar TNI, khususnya di lingkungan Jalasena Koarmada II.

Pernyataan belasungkawa Koarmada II

Dalam pernyataan itu, Panglima Komando Armada II Laksda TNI I G.P. Alit Jaya, S.H., M.Si, bersama Ketua Gabungan II Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Yully Alit Jaya, dan seluruh prajurit Jalasena Koarmada II menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Widodo AS.

Innalillahi wa innalilahi rajiun. Turut Berduka Cita. Atas Wafatnya Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto. Panglima TNI Periode 1999-2002.

Pernyataan tersebut juga memuat doa untuk almarhum dan keluarganya: "Semoga amal ibadah beliau diterima, diampuni segala dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan oleh Allah SWT".

Ucapan belasungkawa itu disampaikan secara resmi, dengan mencantumkan nama lengkap almarhum sebagai Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto. Dalam pernyataan tersebut, Widodo AS disebut sebagai Panglima TNI periode 1999-2002.

Panglima TNI pertama dari matra Angkatan Laut

Kepergian Widodo AS menjadi kehilangan bagi TNI. Ia tercatat dalam sejarah sebagai Panglima TNI pertama yang berasal dari matra Angkatan Laut pada era reformasi.

Widodo memimpin TNI pada 26 Oktober 1999 hingga 7 Juni 2002. Ia menjadi perwira pertama dari luar matra Angkatan Darat yang menduduki jabatan Panglima TNI sejak 1962.

Penunjukan Widodo berlangsung pada masa pemerintahan Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Sebelum dipercaya menjadi Panglima TNI, ia menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) dan Wakil Panglima TNI.

Pengangkatannya menandai perubahan dalam sejarah kepemimpinan militer Indonesia, mengingat jabatan Panglima TNI sebelumnya lebih banyak diisi perwira tinggi dari Angkatan Darat. Museum Kepresidenan RI Balai Kirti juga mencatat penunjukan Widodo pada 1999 sebagai yang pertama bagi perwira dari luar TNI AD.

Widodo juga sempat menjabat sebagai Wakil Panglima TNI sebelum akhirnya dipercaya menduduki posisi Panglima TNI pada Oktober 1999. Pengangkatannya pada masa pemerintahan Gus Dur menjadi penanda terbukanya jabatan tertinggi militer bagi perwira dari matra selain Angkatan Darat.

Perjalanan karier dari Angkatan Laut

Widodo Adi Sutjipto lahir di Boyolali, Jawa Tengah, pada 1 Agustus 1944. Ia merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1968.

Karier militernya dimulai sebagai perwira senjata di KRI Irian. Setelah itu, ia menjalani berbagai penugasan di lingkungan TNI AL, termasuk memimpin sejumlah kapal perang dan menduduki posisi di jajaran komando armada.

Jejak jabatan Widodo AS

  • Lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1968
  • Perwira senjata di KRI Irian
  • Memimpin sejumlah kapal perang dan menduduki posisi di jajaran komando armada
  • Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) pada 26 Juni 1998 hingga 17 Juli 1999
  • Wakil Panglima TNI
  • Panglima TNI pada 26 Oktober 1999 hingga 7 Juni 2002

Widodo menjabat KSAL pada 26 Juni 1998 hingga 17 Juli 1999. Ia kemudian dipercaya menjadi Wakil Panglima TNI sebelum diangkat sebagai Panglima TNI pada Oktober 1999.

Wafatnya Widodo AS pada usia 82 tahun menutup perjalanan seorang perwira Angkatan Laut yang mencatat sejarah sebagai pemimpin TNI pertama dari luar matra Angkatan Darat sejak 1962.

Sumber: VIVA

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy