Street Fighter V Ditarik Sementara dari Steam, Mode Online Dimatikan
TeknologiCapcom mematikan sementara fungsi online Street Fighter V dan menariknya dari Steam setelah muncul masalah akibat celah keamanan PHP pekan lalu.
Transistor monolayer WTe2 berhasil dibuat secara in-situ oleh tim Seok Young Min, tanpa pencangkokan material berbeda seperti pada proses silikon.
Tim peneliti yang dipimpin Seok Young Min melaporkan pembuatan transistor secara in-situ di dalam monolayer tungsten ditelluride (WTe2). Pendekatan itu berbeda dari proses yang lazim dipakai untuk membuat transistor dan struktur sejenis pada semikonduktor silikon.
Dalam dunia semikonduktor silikon, pembuatan transistor melibatkan berbagai putaran modifikasi dan penambahan material. Setiap putaran itu diperlukan untuk membentuk lapisan-lapisan fungsional yang membuat struktur dapat bekerja sebagaimana mestinya.
Ada pendekatan yang lebih ringkas, yakni membentuk struktur tersebut langsung di tempat atau in-situ, tanpa rangkaian penambahan material yang panjang. Riset beberapa tahun terakhir memusatkan perhatian pada monolayer transition-metal dichalcogenide (TMDC) sebagai jalan untuk mewujudkannya.
Dalam laporan terbaru itu, sebagian lapisan atas monolayer WTe2 diubah secara selektif menjadi tungsten oxide (WOx) yang berperan sebagai insulator. Bagian lain diubah menjadi WS2 yang bersifat tipe n dan WSe2 yang bersifat tipe p.
Pembagian peran itu memungkinkan terbentuknya MOSFET yang berfungsi tanpa pencangkokan material berbeda. Insulator serta semikonduktor tipe n dan tipe p tidak didatangkan dari luar, melainkan dibentuk dari material yang sama melalui modifikasi selektif pada bagian-bagian tertentu dari lapisan atas.
Pencangkokan material berbeda itulah yang dalam proses biasa diperlukan untuk menghadirkan lapisan-lapisan fungsional. Pada monolayer WTe2, peran tersebut muncul dari perubahan selektif atas lapisan yang sudah ada, sehingga struktur perangkat terbentuk di dalam material itu sendiri.
Keunggulan yang tampak jelas dari cara ini adalah prosesnya dapat dilakukan pada skala atom. Karena itu, pendekatan tersebut berpotensi mencapai kepadatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan teknologi semikonduktor silikon yang menjadi standar industri.
WTe2 bukan satu-satunya TMDC yang dinilai layak untuk pendekatan semacam ini. Peneliti lain menelaah pemanfaatan MoSe2 untuk tujuan serupa, sebagaimana tercatat dalam riset N. Lu et al. pada 2014.
Yang dibicarakan dalam kajian tersebut adalah pembuatan semikonduktor dua dimensi, yakni lapisan tipis berupa monolayer TMDC. Selain TMDC, pembahasan mengenai semikonduktor dua dimensi juga mencakup kemungkinan penggunaan material lain seperti graphene.
Laporan tim Seok Young Min dengan demikian menunjukkan bahwa satu lapisan material dapat menampung insulator sekaligus semikonduktor tipe n dan tipe p. Hal itu relevan bagi riset semikonduktor dua dimensi yang selama beberapa tahun terakhir menjadikan monolayer TMDC sebagai fokus untuk pembentukan struktur secara in-situ.
Laporan tersebut berada di balik paywall, dengan ringkasan yang dipublikasikan Phys.org.
Sumber: Hackaday
Capcom mematikan sementara fungsi online Street Fighter V dan menariknya dari Steam setelah muncul masalah akibat celah keamanan PHP pekan lalu.
Jensen Huang menyebut lisensi software AI NVIDIA bisa mencapai US$2.000 per GPU per tahun, sekitar Rp36 juta, sebagai ilustrasi potensi bisnis.
Artifact management menghubungkan build CI/CD dengan deployment yang dapat dilacak dan direproduksi, diperkuat SBOM, signing, dan provenance.
These cookies are essential for the website to function properly.
These cookies help us understand how visitors interact with the website.
These cookies are used to deliver personalized advertisements.