Jensen Huang Sebut Lisensi Software AI NVIDIA US$2.000 per GPU per Tahun
TeknologiJensen Huang menyebut lisensi software AI NVIDIA bisa mencapai US$2.000 per GPU per tahun, sekitar Rp36 juta, sebagai ilustrasi potensi bisnis.
Capcom mematikan sementara fungsi online Street Fighter V dan menariknya dari Steam setelah muncul masalah akibat celah keamanan PHP pekan lalu.
Capcom menghentikan sementara seluruh fungsi online Street Fighter V dan menarik game tersebut dari daftar jual di Steam. Keputusan itu diambil menyusul masalah yang muncul akibat celah keamanan pada bahasa pemrograman PHP yang terungkap pekan lalu.
Fungsi online Street Fighter V akan tetap dimatikan sampai keamanan game tersebut dapat dipastikan. Penarikan dari daftar jual membuat Street Fighter V untuk sementara waktu tidak dapat dibeli di Steam.
Capcom menyampaikan pernyataan resminya melalui Twitter.
"Pemeliharaan darurat saat ini sedang berlangsung untuk mengatasi masalah ini. Sampai perbaikan telah selesai, penjualan di PlayStation Store dan Steam akan ditangguhkan secara bertahap."
Capcom tidak menjelaskan secara spesifik bagaimana Street Fighter V dapat terdampak oleh kerentanan tersebut. Pekan lalu, layanan Capcom ID mengalami kebocoran data yang tampaknya tidak berkaitan dengan persoalan ini.
Meski penjualannya dihentikan untuk sementara, Street Fighter V masih dapat dimainkan oleh pemilik yang sudah memiliki game tersebut, dengan catatan tanpa fungsi online. Pemain untuk sementara tidak bisa mengikuti pertandingan ranked maupun membeli kostum karakter.
Sebagai gantinya, Mode Arcade masih dapat dimainkan. Mode tersebut baru ditambahkan sekitar tiga tahun setelah Street Fighter V dirilis, dan kini menjadi salah satu pilihan permainan offline yang tersisa.
Street Fighter 6 memang telah menjadi game fighting paling populer di dunia selama tiga tahun berturut-turut. Kendati demikian, Street Fighter V masih memiliki basis pemain setia yang aktif hingga saat ini, sehingga penutupan fungsi online berdampak langsung pada mereka.
Sejumlah alasan membuat sebagian pemain tetap bertahan di Street Fighter V, antara lain daftar karakter yang jauh lebih besar berkat update bertahun-tahun, mekanik V-Skill dan V-Trigger yang menjadi ciri khas game tersebut, serta ketidaksukaan sebagian pemain terhadap Drive Rush atau throw loops di Street Fighter 6.
Penutupan fungsi online Street Fighter V merupakan bagian dari gelombang penutupan layanan daring dengan alasan keamanan yang terjadi sejak pekan lalu akibat kerentanan pada bahasa pemrograman PHP.
Bagi pemilik game, versi offline Street Fighter V tetap dapat dijalankan seperti biasa. Namun seluruh aktivitas yang membutuhkan koneksi ke server, termasuk pertandingan ranked dan pembelian kostum, tidak tersedia sampai perbaikan dinyatakan selesai dan fungsi online kembali diaktifkan.
Dengan statusnya yang sementara tidak dijual, pemain baru yang ingin mencoba Street Fighter V harus menunggu hingga penangguhan dicabut. Sementara itu, pemilik lama tetap bisa memainkan konten offline yang tersedia di dalam game.
Sumber: Rock Paper Shotgun
Jensen Huang menyebut lisensi software AI NVIDIA bisa mencapai US$2.000 per GPU per tahun, sekitar Rp36 juta, sebagai ilustrasi potensi bisnis.
Artifact management menghubungkan build CI/CD dengan deployment yang dapat dilacak dan direproduksi, diperkuat SBOM, signing, dan provenance.
Google Cloud memaparkan arsitektur Project Chrysalis, agen AI berevolusi sendiri yang memangkas waktu mitigasi gangguan dari 45 menit jadi 1,8 detik.
These cookies are essential for the website to function properly.
These cookies help us understand how visitors interact with the website.
These cookies are used to deliver personalized advertisements.