Jenderal IRGC Peringatkan AS dan Israel soal Perang Apokaliptik

Jenderal IRGC Peringatkan AS dan Israel soal Perang Apokaliptik

Internasional

Jenderal IRGC Hossein Mohebbi memperingatkan AS dan Israel bahwa Iran akan memenangkan perang apokaliptik dan tampil sebagai negara adidaya global.

Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Brigadir Jenderal Hossein Mohebbi memperingatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel bahwa agresi gabungan dapat menimbulkan dampak yang melampaui wilayah Iran. Menurutnya, konfrontasi tersebut juga akan menentukan nasib negara-negara lain di kawasan Timur Tengah.

Mohebbi menyampaikan peringatan itu pada hari Sabtu. Dalam pernyataannya, ia menyatakan keyakinan bahwa Teheran akan memenangkan konflik yang ia gambarkan sebagai "perang apokaliptik". Pernyataan tersebut dikutip Press TV, Minggu (25/10/2026).

Keyakinan atas kemenangan mutlak

Perwira IRGC itu menyatakan keyakinannya bahwa Iran akan meraih "kemenangan mutlak" dalam "perang apokaliptik" tersebut. Ia meyakini kemenangan itu akan menempatkan Iran sebagai negara adidaya global.

Mohebbi menambahkan bahwa konfrontasi Iran dengan AS dan Israel tidak terbatas pada bidang militer. Menurutnya, persoalan identitas, budaya, agama, serta peradaban Iran-Islam juga menjadi bagian dari konfrontasi itu.

Seruan menjaga persatuan nasional

Dalam pernyataan yang sama, Mohebbi mengatakan masyarakat Iran harus memahami situasi yang melatarbelakangi konfrontasi saat ini. Ia menyerukan agar masyarakat menjaga persatuan nasional dan mengandalkan kemampuan dalam negeri untuk menentukan nasib mereka secara sadar dan bertanggung jawab.

Ia menegaskan bahwa menjaga keutuhan wilayah negara dan melindungi identitas nasional serta keagamaan merupakan tanggung jawab penting bangsa Iran saat ini.

"Menjaga keutuhan wilayah negara dan melindungi identitas nasional serta keagamaan merupakan beberapa tanggung jawab terpenting bangsa Iran saat ini," kata perwira IRGC tersebut, sebagaimana dikutip dari Press TV, Minggu (25/10/2026).

Konfrontasi yang lebih luas

Mohebbi menempatkan konfrontasi Iran dengan AS dan Israel sebagai persoalan yang tidak hanya menyangkut kekuatan militer. Ia menyebut identitas, budaya, agama, dan peradaban Iran-Islam sebagai bagian dari pertarungan yang menurutnya akan berujung pada kemenangan Iran.

Pernyataan itu juga menekankan pentingnya kemampuan dalam negeri sebagai landasan bagi bangsa Iran dalam menentukan arah nasib mereka sendiri. Mohebbi menilai kesadaran dan tanggung jawab masyarakat menjadi bagian dari sikap yang dibutuhkan dalam menghadapi situasi tersebut.

Peringatan kepada AS dan Israel disampaikan dengan penegasan bahwa dampak agresi gabungan tidak akan berhenti di perbatasan Iran. Menurut Mohebbi, negara-negara lain di kawasan Timur Tengah turut menjadi pihak yang nasibnya ditentukan oleh konfrontasi tersebut.

Sumber: Sindonews

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy