Pramono Anung Sebut JRF hingga Konser Ye Jadi Katalis Ekonomi Jakarta

Pramono Anung Sebut JRF hingga Konser Ye Jadi Katalis Ekonomi Jakarta

Ekonomi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut JRF hingga konser Ye menjadi katalis ekonomi Jakarta, dengan pertumbuhan ekonomi ibu kota 5,52 persen.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai gelaran Jakarta Running Festival (JRF) dan konser rapper Kanye West atau Ye menjadi salah satu penanda bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak. Menurut dia, kondisi makroekonomi ibu kota masih terjaga di tengah tekanan yang dihadapi perekonomian dunia.

ΓÇ£Saya senang sekarang ini, secara makroekonomi Jakarta sedang baik-baik saja. Walaupun dunia lagi mengalami tekanan,ΓÇ¥ kata Pramono seusai menghadiri acara GMAHK Taman Harapan di Jakarta, Minggu (25/10).

Pramono menjelaskan, salah satu cerminan kondisi itu adalah ramainya agenda berskala besar di ibu kota, mulai dari kegiatan olahraga hingga konser musik internasional. Jakarta Running Festival sendiri berlangsung pada 24ΓÇô25 Oktober 2026.

Menurut Pramono, ajang lari tersebut mendapat sambutan besar dari masyarakat, termasuk peserta yang datang dari luar negeri. Perhatian serupa diberikan pada konser bertajuk Ye Live in Jakarta 2026 yang menarik puluhan ribu penonton, di antaranya pengunjung dari mancanegara.

ΓÇ£Tadi malam ada konser Ye. Yang hadir kurang lebih 60.000, 30.000 orang asing semua. Dulu enggak pernah terjadi seperti itu,ΓÇ¥ ujar Pramono.

Pramono juga menyoroti konser The Weeknd dan festival musik Pestapora 2026 yang dinilai ikut menggerakkan aktivitas ekonomi Jakarta. Ia menyebut perputaran transaksi Pestapora mencapai lebih dari Rp 250 miliar.

Pertumbuhan ekonomi Jakarta 5,52 persen

Menurut Pramono, pertumbuhan ekonomi Jakarta mencapai 5,52 persen, lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,29 persen. Angka itu, katanya, menunjukkan perekonomian ibu kota masih mampu tumbuh di tengah tekanan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global.

Penyelenggaraan acara berskala besar disebut sebagai salah satu upaya mendorong aktivitas ekonomi di Jakarta. Kegiatan semacam itu berpotensi menarik kunjungan warga dari luar daerah maupun mancanegara. Pramono menilai momentum penyelenggaraan acara olahraga dan hiburan itu perlu dimanfaatkan untuk mendukung perekonomian Jakarta di tengah tekanan yang dihadapi pemerintah daerah.

Meski demikian, angka pertumbuhan ekonomi Jakarta dan nilai transaksi sebuah acara merupakan dua indikator yang berbeda. Nilai transaksi suatu kegiatan tidak serta-merta mencerminkan tambahan produk domestik regional bruto (PDRB) Jakarta.

37.000 pelari dan 20.500 tiket dari luar negeri

JRF 2026 diikuti sekitar 37.000 pelari dari 48 negara, termasuk lebih dari 1.000 pelari mancanegara. Sementara itu, konser Ye Live in Jakarta menjadi satu-satunya perhentian tur Ye Live Concert Tour 2026 di kawasan Asia Tenggara dan Oseania, sekaligus penampilan perdana Ye di Indonesia.

Promotor Raw Vision Collective mencatat 20.500 pembeli tiket dari luar negeri yang didominasi Australia, Malaysia, dan Singapura, serta lebih dari 30.000 pengunjung dari luar Jakarta. Total pengunjung yang datang ke ibu kota pada pekan tersebut melampaui 50.000 orang dari luar daerah. Konser itu juga melibatkan lebih dari 5.000 tenaga kerja lokal dalam berbagai tahap produksi dan operasional.

Dukungan Pemprov DKI

Staf Khusus Gubernur Cyril Raoul Hakim mengatakan dukungan Pemprov DKI terhadap kegiatan seperti JRF dan konser Ye merupakan bagian dari kebijakan yang konsisten di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono. Dukungan konkretnya mencakup sejumlah aspek kenyamanan dan kelancaran, mulai dari modifikasi cuaca, perpanjangan jam operasional MRT, hingga penyiagaan 2.000 personel gabungan untuk menunjang kelancaran berbagai agenda tersebut.

ΓÇ£Kami ingin manfaat ekonominya dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari hotel, transportasi, kuliner, hingga UMKM, sekaligus memperkuat citra Jakarta sebagai kota yang siap menyambut kegiatan internasional.ΓÇ¥

Menurut Chico, melalui kebijakan yang proaktif, Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat posisi ibu kota sebagai destinasi sport tourism dan industri kreatif. Kegiatan seperti JRF dan konser Ye tidak hanya menghadirkan kemeriahan dan suasana positif di jalanan Jakarta, tetapi juga membuka peluang nyata bagi pelaku usaha lokal, pekerja, dan ekosistem pariwisata kota.

ΓÇ£Pemprov DKI akan terus mendukung penyelenggaraan kegiatan serupa yang memberikan dampak ekonomi inklusif dan memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang dinamis dan ramah terhadap event internasional,ΓÇ¥ ujar Chico.

Sumber: Katadata

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy