Kabut Asap Karhutla di Palangka Raya Makin Parah, Jarak Pandang 50 Meter

Kabut Asap Karhutla di Palangka Raya Makin Parah, Jarak Pandang 50 Meter

Nasional

Kabut asap palangka raya akibat kebakaran hutan dan lahan makin parah, jarak pandang hanya sekitar 50 meter dan aktivitas warga terganggu.

Kabut asap yang muncul akibat kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kondisinya semakin mengkhawatirkan. Asap yang menyelimuti kawasan itu dilaporkan tampak menguning.

Dalam kondisi tersebut, jarak pandang di wilayah Palangka Raya dilaporkan hanya sekitar 50 meter. Angka itu menjadi gambaran kondisi asap yang pekat di kawasan tersebut.

Gangguan bagi warga

Kabut asap tidak hanya mengganggu aktivitas warga. Situasi itu juga membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat. Dampak yang muncul setidaknya mencakup tiga hal:

  • aktivitas warga terganggu;
  • keselamatan masyarakat terancam;
  • kesehatan masyarakat ikut terdampak.

Kondisi asap yang menguning dengan jarak pandang sekitar 50 meter membuat warga tidak leluasa menjalankan kegiatan seperti biasa.

Upaya tim gabungan

Di tengah situasi itu, tim gabungan menjalankan upaya pemadaman. Petugas di lapangan juga dihadapkan pada sejumlah kendala dalam menjalankan tugas tersebut.

Sejauh mana upaya pemadaman berjalan dan kendala apa yang dihadapi petugas menjadi topik yang dibahas bersama Mayjen TNI Zainul Arifin, yang menjabat sebagai Pangdam XXII Tambun Bungai.

Pembahasan tersebut mencakup langkah yang ditempuh tim gabungan di lapangan saat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan melanda Palangka Raya.

Perhatian pada kondisi harian

Kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan tersebut membuat kondisi di Palangka Raya menjadi perhatian. Jarak pandang sekitar 50 meter menjadi salah satu hal yang disorot, di samping gangguan terhadap aktivitas warga serta risiko bagi keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Upaya pemadaman oleh tim gabungan beserta kendala yang dihadapi petugas di lapangan menjadi bagian yang dibahas dalam penjelasan bersama Pangdam XXII Tambun Bungai tersebut.

Sumber: CNN Indonesia

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy