Houthi Bantah Rudalnya Incar Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Kebohongan Besar

Houthi Bantah Rudalnya Incar Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Kebohongan Besar

Internasional

Houthi bantah rudal makkah madinah sebagai sasaran, menyebut klaim Arab Saudi sebagai kebohongan besar setelah puing jatuh di Wadi Mughamas.

Kerajaan Arab Saudi mengumumkan bahwa pasukannya telah menembak jatuh dua rudal balistik yang ditembakkan kelompok Houthi asal Yaman ke arah wilayah Makkah dan Madinah pada hari Sabtu. Kelompok Houthi menyangkal pernyataan kerajaan tersebut dan menyebut klaim Arab Saudi sebagai kebohongan besar.

Menurut otoritas pertahanan sipil Arab Saudi, puing-puing dari dua rudal yang ditembak jatuh itu berjatuhan di wilayah Mekkah dan Madinah, dua kota tersuci umat Islam. Keterangan tersebut disampaikan otoritas pertahanan sipil melalui sebuah unggahan di platform X.

"Pertahanan sipil di wilayah Mekkah dan Madinah mulai merespons jatuhnya puing-puing akibat pencegatan dua rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi teroris Houthi," kata otoritas tersebut.

Unggahan otoritas pertahanan sipil itu menyebut respons dimulai di dua wilayah tersebut setelah puing-puing berjatuhan. Otoritas pertahanan sipil menambahkan bahwa sebagian puing jatuh di Wadi Mughamas, di luar kota Mekkah.

Houthi Akui Serangan, Bantah Incar Dua Kota Suci

Kelompok Houthi, yang dikenal pro-Iran, mengakui telah melancarkan serangan baru terhadap wilayah Arab Saudi dan wilayah yang dikuasai pemerintah Yaman pada hari Sabtu. Namun, mereka menyangkal bahwa rudal-rudal yang ditembakkan ke wilayah Arab Saudi menargetkan Makkah dan Madinah, sebagaimana dikutip dari France24, Minggu (25/10/2026).

"Apa yang disebarkan oleh Saudi mengenai pasukan kami yang menargetkan wilayah suci Makkah dan Madinah adalah kebohongan besar," ujar juru bicara militer Houthi, Yahya Saree.

Bantahan itu disampaikan setelah otoritas pertahanan sipil Arab Saudi mengumumkan jatuhnya puing rudal di wilayah Mekkah dan Madinah pada hari yang sama. Arab Saudi merinci lokasi jatuhnya puing, sementara Houthi menegaskan bahwa dua kota suci tersebut bukan bagian dari sasaran rudal mereka.

Klaim Serangan ke Bandara dan Fasilitas Minyak

Dalam keterangannya, kelompok Houthi mengeklaim serangan mereka pada hari Sabtu menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dan beberapa bandara lain, serta fasilitas minyak Kerajaan Arab Saudi.

Klaim sasaran yang disampaikan Houthi berbeda dari keterangan otoritas Arab Saudi, yang menyatakan dua rudal balistik ditembakkan ke arah wilayah Makkah dan Madinah sebelum dicegat.

Koalisi Pimpinan Saudi Cegat Rudal ke Taif dan Yanbu

Sebelumnya, juga pada hari Sabtu, koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan telah mencegat dua rudal yang menyasar kota Taif dan Yanbu di wilayah barat Arab Saudi.

Otoritas pertahanan sipil Saudi juga telah mengeluarkan peringatan akan adanya "potensi bahaya" di empat wilayah bagian barat, termasuk area di sekitar Makkah, Taif, dan Yanbu. Peringatan itu mencakup empat wilayah barat, di antaranya area sekitar Makkah, Taif, dan Yanbu.

Versi Berbeda dalam Keterangan pada Sabtu

Tiga rangkaian keterangan yang disampaikan pada Sabtu itu memuat versi berbeda mengenai sasaran rudal:

  • Otoritas pertahanan sipil Arab Saudi menyatakan puing dua rudal balistik yang dicegat jatuh di wilayah Mekkah dan Madinah, dengan sebagian puing jatuh di Wadi Mughamas di luar kota Mekkah.
  • Koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan mencegat dua rudal yang menyasar Taif dan Yanbu di wilayah barat Arab Saudi.
  • Houthi mengaku melancarkan serangan ke Arab Saudi dan mengeklaim menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, beberapa bandara lain, serta fasilitas minyak, tetapi membantah menargetkan Makkah dan Madinah.

Arab Saudi dan kelompok Houthi tetap pada versi masing-masing mengenai sasaran rudal yang diluncurkan pada Sabtu. Otoritas pertahanan sipil Saudi menyoroti jatuhnya puing di wilayah Mekkah dan Madinah, sedangkan Houthi menegaskan bahwa wilayah suci tersebut bukan target serangan mereka.

Sumber: Sindonews

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy