Drone Ukraina Putus Listrik dan Air di Krimea, Rusia Klaim Jatuhkan 616 Drone

Drone Ukraina Putus Listrik dan Air di Krimea, Rusia Klaim Jatuhkan 616 Drone

Internasional

Serangan drone Ukraina memicu pembatasan pasokan listrik dan air di Krimea yang diduduki Rusia. Rusia mengklaim menembak jatuh 616 drone Ukraina sepanjang malam.

Serangan yang dilancarkan Ukraina menggunakan drone memicu gangguan pasokan listrik dan air di Krimea, wilayah yang diduduki Rusia, pada Sabtu (24/10). Serangan itu berlangsung di tengah gelombang serangan drone yang menyasar sejumlah wilayah di Rusia bagian tenggara.

Kepala Krimea yang ditunjuk Rusia, Sergei Aksyonov, mengatakan bahwa serangan terhadap jaringan listrik utama di luar wilayah tersebut menjadi penyebab pembatasan pasokan listrik dan air di semenanjung itu.

"Akibat insiden yang terjadi pada jaringan listrik utama di luar wilayah kami, yang disebabkan oleh serangan musuh menggunakan drone, pembatasan pasokan listrik dan air telah diberlakukan," tulis Aksyonov melalui Telegram, dikutip dari AFP.

Pernyataan itu disampaikan Aksyonov lewat kanal Telegram, tanpa merinci berapa jumlah rumah tangga yang terdampak gangguan tersebut. Krimea sendiri merupakan semenanjung yang dihuni lebih dari 2,5 juta orang. Rusia merebut dan mencaplok Krimea pada 2014, dan sejak saat itu wilayah tersebut kerap menjadi sasaran serangan Ukraina.

Rusia klaim tembak jatuh 616 drone Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa pasukannya menembak jatuh total 616 drone Ukraina sepanjang malam di lebih dari 20 wilayah negara itu. Laporan tersebut disampaikan pihak kementerian di tengah gelombang serangan yang datang dari arah Ukraina.

Sejumlah orang dilaporkan terluka akibat puing-puing drone yang jatuh. Otoritas setempat di Rusia menyatakan puing-puing tersebut juga memicu kebakaran di beberapa lokasi.

Infrastruktur industri di Togliatti rusak

Gelombang serangan drone lainnya merusak infrastruktur industri di Togliatti, sebuah kota di tepi Sungai Volga, Rusia bagian tenggara. Wali Kota Togliatti, Ilya Sukhikh, menyampaikan laporan kerusakan tersebut.

Ukraina juga menghadapi serangan udara Rusia

Sementara itu, Ukraina tidak hanya melancarkan serangan. Negara itu juga menghadapi serangan udara Rusia pada malam yang sama. Angkatan Udara Ukraina menyebut bahwa Rusia meluncurkan sedikitnya 126 drone ke wilayah Ukraina sepanjang malam.

Dari jumlah tersebut, 101 drone diklaim berhasil ditembak jatuh oleh pertahanan udara Ukraina. Layanan darurat Ukraina melaporkan dua orang terluka di ibu kota Kyiv akibat serangan itu.

Angka yang dilaporkan kedua pihak

  • 616 drone Ukraina diklaim ditembak jatuh pasukan Rusia sepanjang malam di lebih dari 20 wilayah.
  • 126 drone diluncurkan Rusia ke wilayah Ukraina sepanjang malam menurut Angkatan Udara Ukraina.
  • 101 drone di antaranya diklaim ditembak jatuh pertahanan udara Ukraina.
  • Dua orang terluka di Kyiv akibat serangan tersebut menurut layanan darurat Ukraina.
  • Krimea dihuni lebih dari 2,5 juta orang dan dicaplok Rusia pada 2014.

Serangan drone yang saling dilancarkan kedua negara kembali menunjukkan berlanjutnya pertempuran di tengah perang Rusia-Ukraina. Infrastruktur energi dan industri menjadi salah satu sasaran yang terdampak dalam serangan terbaru tersebut.

Sumber: CNN Indonesia

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy