Apple Catat Pendapatan US$114,5 Miliar Berkat iPhone dan Mac

Apple Catat Pendapatan US$114,5 Miliar Berkat iPhone dan Mac

Ekonomi

Pendapatan Apple mencetak rekor US$114,5 miliar pada kuartal yang berakhir 30 September, naik 12 persen ditopang penjualan iPhone dan Mac yang kuat.

Apple membukukan pendapatan US$114,5 miliar pada kuartal yang berakhir 30 September. Angka itu naik 12 persen dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya dan menjadi penutup yang kuat bagi apa yang disebut CEO Apple John Ternus sebagai “tahun fiskal terbaik” dalam sejarah perusahaan.

Laporan keuangan kuartalan tersebut dirilis pada Senin, setelah sebulan yang padat dengan peluncuran sejumlah produk baru, yaitu perangkat layar smart home, laptop layar sentuh, dan ponsel lipat. Ketiga produk itu belum masuk ke dalam perhitungan kuartal yang dilaporkan. Hasil kuartal ini pun menjadi bekal Apple memasuki kuartal liburan yang diperkirakan berlangsung gemilang.

iPhone 18 Pro memimpin

Penjualan iPhone tetap menjadi penyumbang terbesar bagi pendapatan Apple pada kuartal ini. Didorong peluncuran iPhone 18 Pro, pendapatan lini iPhone mencapai US$57,5 miliar, meningkat dari US$49 miliar pada periode yang sama tahun lalu, atau tumbuh 17 persen.

Kuartal tersebut mencakup sekitar dua minggu masa preorder dan penjualan iPhone 18 Pro. Adapun pesanan iPhone Duo belum ikut tercatat karena perangkat itu baru mulai dijual pada 16 Oktober, setelah periode kuartal berakhir.

Wearable dan iPad menurun

Apple Watch Series 12 dan Ultra 4 juga mulai dijual pada kuartal ini. Meski begitu, kontribusinya tidak sebesar lini iPhone. Penjualan pada kategori Wearable, Home, dan Accessories justru turun sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya kendati ada produk baru di kategori tersebut.

Pendapatan iPad juga mengalami penurunan 11 persen. iPad mini OLED baru diharapkan dapat membantu menstabilkan kinerja pada kuartal keempat, sementara perangkat lain dalam jajaran iPad diperkirakan baru mendapatkan pembaruan pada 2027.

Mac tumbuh 25 persen

Lini Mac mencatat arah yang berlawanan. Ditopang peluncuran Mac mini M6 dan Mac Studio M5 Ultra, pendapatan Mac naik 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi US$10,8 miliar.

“Kami belum pernah menjual lebih banyak Mac dalam satu tahun fiskal,” kata Ternus.

Capaian itu menjadi modal menjelang kuartal liburan, ketika iMac M6 dan MacBook Pro baru serta MacBook XDR PROLED mulai hadir di pasaran. Apple memperkirakan pendapatannya tumbuh 7-10 persen meski pasokan “terbatas”. Jika terealisasi, kuartal tersebut akan menjadi kuartal dengan pendapatan terbaik dalam sejarah perusahaan.

Layanan lewati US$30 miliar

Kategori Services atau layanan Apple melanjutkan pertumbuhan. Untuk pertama kalinya, pendapatan layanan Apple melewati US$30 miliar, dengan pertumbuhan sekitar 10 persen.

Apple menggelar konferensi panggilan pada pukul 17.00 waktu ET untuk membahas hasil kuartal sekaligus arah perusahaan pada tahun fiskal 2027.

Sumber: Macworld

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy