MUI Ingatkan Pemerintah soal Potensi Benturan di Masyarakat Imbas Konser Andrea Bocelli
NasionalMUI mengingatkan pemerintah soal potensi benturan di masyarakat menyusul rencana konser Andrea Bocelli di Indonesia.
BMKG memperkirakan 21 wilayah berpotensi dilanda hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang. Simak prakiraan hujan BMKG untuk Minggu (25/10).
Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas beragam hingga angin kencang pada hari ini, Minggu (25/10). Peringatan dini cuaca tersebut dirilis untuk periode 23-25 Oktober 2026.
Dalam daftar yang disusun BMKG, terdapat 21 wilayah yang masuk peringatan dini hujan, mulai dari intensitas sedang hingga sangat lebat. Selain hujan, BMKG juga menandai satu daerah yang berpotensi dilanda angin kencang.
Menurut BMKG, prakiraan itu mengacu pada curah hujan pada periode dasarian III Oktober hingga dasarian II November 2026. Dalam rentang tersebut, sebagian besar wilayah Indonesia masih diprediksi mengalami curah hujan kategori rendah hingga menengah.
Kendati demikian, kondisi relatif kering masih berpotensi berlangsung, terutama di sebagian Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua Selatan.
Table of contents [Show]
BMKG mencatat aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) diperkirakan masih aktif dalam sepekan ke depan di sejumlah wilayah. Wilayah tersebut meliputi Samudra Hindia barat Aceh dan Kepulauan Nias, perairan di sekitar Aceh, Selat Malaka bagian utara dan tengah, Perairan Tamiang-Langsa, serta Samudra Pasifik utara Papua.
Selain MJO, gelombang Rossby Ekuatorial diperkirakan aktif di Laut Natuna Utara. Dinamika atmosfer ini disebut berpotensi mendukung pertumbuhan awan hujan, khususnya pada wilayah dengan kondisi atmosfer labil dan pemusatan massa udara, meski curah hujan diperkirakan berada pada kategori rendah hingga menengah.
Sirkulasi siklonik di perairan barat Aceh dan Samudra Pasifik utara Papua juga diperkirakan memengaruhi pola angin regional. Pertemuan dan perlambatan angin berpotensi terbentuk di sejumlah wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Papua sehingga mendukung pertemuan massa udara serta pertumbuhan awan hujan.
Kondisi itu diperkuat oleh labilitas atmosfer yang kuat di sebagian Sumatra bagian utara hingga tengah, Jawa, Kalimantan, dan Papua. Kombinasi berbagai faktor tersebut berpeluang menghasilkan hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.
"Oleh karena itu, rendahnya akumulasi curah hujan pada skala dasarian tidak meniadakan kemungkinan terjadinya hujan signifikan dalam skala harian, terutama akibat pengaruh dinamika atmosfer regional dan lokal," kata BMKG di laman resminya.
Dari 21 wilayah tersebut, enam daerah diperkirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, yakni Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Bangka Belitung, dan Jawa Barat. Lima belas wilayah lainnya masuk dalam daftar peringatan dini hujan untuk periode yang sama.
Selain wilayah-wilayah itu, BMKG mencantumkan Banten sebagai daerah yang berpotensi dilanda angin kencang pada hari yang sama.
Berdasarkan peringatan dini hujan untuk periode 23-25 Oktober 2026, berikut wilayah yang diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat serta angin kencang pada Minggu (25/10):
Sumber: CNN Indonesia
MUI mengingatkan pemerintah soal potensi benturan di masyarakat menyusul rencana konser Andrea Bocelli di Indonesia.
Gunung Semeru di Jawa Timur erupsi lima kali sejak dini hari hingga pagi 26 Oktober 2026, dengan status masih Siaga atau Level III.
Pemkot Jakarta Timur menyalurkan bantuan kebakaran Rawamangun berupa natura dan makanan siap saji bagi 20 jiwa penyintas dua rumah yang terbakar.
These cookies are essential for the website to function properly.
These cookies help us understand how visitors interact with the website.
These cookies are used to deliver personalized advertisements.