Dasco Apresiasi Polri dan BNN Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Dasco Apresiasi Polri dan BNN Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Nasional

Penyelundupan ketamin 1,16 ton dari Malaysia digagalkan Polri dan BNN. Dasco mengapresiasi dan menyebut aksi itu menyelamatkan jutaan anak bangsa.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan keprihatinan atas upaya penyelundupan bahan narkotika jenis ketamin dalam jumlah besar ke Tanah Air. Menurut dia, ancaman narkotika yang masuk dari luar negeri perlu diperangi bersama karena berdampak buruk bagi generasi muda Indonesia.

Penyelundupan tersebut digagalkan tim gabungan yang terdiri atas Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama sejumlah instansi lain. Dasco mengaku menerima data terbaru mengenai pengungkapan itu langsung dari Kapolri.

"Saya juga mengucapkan rasa turut prihatin kita yang mendalam terhadap apa yang terjadi di dalam negeri, tadi saya dapat data dari Pak Kapolri, bahwa baru-baru ini Polri dengan BNN bekerja sama menangkap kapal yang membawa bahan narkoba satu ton ketamin," kata Dasco saat dihubungi awak media, dikutip Minggu (25/10).

Dikirim dari Malaysia

Berdasarkan data yang diterima Dasco dari Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, 1,16 ton ketamin itu dikirim dari Malaysia untuk disebar di Indonesia. Barang bukti tersebut diangkut menggunakan kapal MT Global 168.

Kapal itu tercatat atas nama perusahaan Malaysia, PT Makmur Merin Petroleum, yang beralamat di Suite 1112, Lantai 8, Menara TJB, Johor Bahru, Malaysia.

"Namanya kapal MT Global 168 di Belawan, Sumatra Utara (Sumut), dan kapal ini terdaftar atas nama perusahaan Malaysia, PT Makmur Merin Petroleum, alamatnya lengkap Suite 1112, Lantai 8, Menara TJB, Johor Bahru, Malaysia," kata Dasco.

Apresiasi untuk Polri

Ketua Harian Partai Gerindra itu juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polri di bawah komando Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto beserta tim gabungan yang berhasil menggagalkan penyelundupan ketamin tersebut. Dasco menilai penindakan itu telah menyelamatkan jutaan anak Indonesia dari bahaya penggunaan narkotika.

Menurutnya, penggunaan narkoba sangat berdampak buruk terhadap kreativitas pemuda dan pemudi di Tanah Air.

"Artinya apa, bahwa keprihatinan ini terhadap ancaman narkoba anak-anak negeri kita yang kemudian datang dari negara luar, salah satu yang tadi saya sebutkan, sehingga kita semua wajib berikhtiar untuk memerangi bahaya yang sangat-sangat dapat merusak anak-anak negeri, sehingga kalau sudah narkoba ini kreativitasnya sangat-sangat berkurang," kata Dasco.

Dasco menyebut keprihatinannya muncul karena narkotika yang masuk ke Indonesia sebagian berasal dari negara luar. Karena itu, ia menilai pemberantasan peredaran narkotika membutuhkan ikhtiar bersama semua pihak.

Delapan awak kapal diamankan

Sebelumnya, operasi gabungan yang melibatkan Bareskrim Polri, BNN, Ditjen Bea dan Cukai, Ditpolair Baharkam Polri, serta Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin HCL yang diangkut menggunakan kapal MT Global 168 di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatra Utara.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengatakan petugas mengamankan delapan awak kapal dalam pengungkapan tersebut. Mereka terdiri atas tujuh warga negara Indonesia (WNI) dan satu warga negara Taiwan.

"Hasil penggeledahan, petugas mengamankan 58 karung dengan total berat bruto 1,16 ton ketamin, alat komunikasi, dan kapal MT Global 168," kata Suyudi.

Dari pengungkapan itu, petugas menyita 58 karung ketamin dengan berat bruto 1,16 ton, alat komunikasi, serta kapal MT Global 168.

Pengungkapan kasus tersebut diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 5,8 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan ketamin. Estimasi itu didasarkan pada jumlah barang bukti yang diamankan.

Sumber: CNN Indonesia

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy