Pramono Resmikan Puskesmas Taman Sari dengan Layanan Lebih Lengkap

Pramono Resmikan Puskesmas Taman Sari dengan Layanan Lebih Lengkap

Kesehatan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Puskesmas Taman Sari di Jakarta Barat dengan layanan lebih lengkap, dari ibu hamil hingga lansia.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meresmikan Puskesmas Taman Sari di Jakarta Barat. Puskesmas itu disebut memiliki fasilitas yang lebih lengkap untuk berbagai pelayanan, mulai dari ibu hamil, bayi, hingga lansia.

“Tadi saya melihat fasilitasnya menurut saya luar biasa, karena ini di daerah yang padat penduduk. Hampir semua layanan diberikan termasuk untuk ibu hamil, bahkan untuk ibu hamil bisa rawat di sini,” kata Pramono setelah meninjau puskesmas tersebut, Senin.

Pramono menuturkan, kelengkapan fasilitas menjadi sorotan utamanya karena puskesmas tersebut berdiri di kawasan yang padat penduduk. Ia pun menyebut hampir seluruh jenis layanan tersedia di tempat itu.

Layanan ibu hamil hingga lansia

Selain pelayanan bagi ibu hamil dan bayi, Pramono memaparkan puskesmas tersebut memiliki layanan kelas senam kehamilan, pijat bayi, tempat gym, hingga senam untuk lansia.

Dengan ragam layanan itu, puskesmas tersebut menyasar kelompok warga dari ibu hamil, bayi, sampai lansia. Beberapa layanan yang disebutkan antara lain:

  • pelayanan untuk ibu hamil, termasuk ibu hamil yang bisa menjalani rawat inap;
  • kelas senam kehamilan;
  • pijat bayi;
  • tempat gym;
  • senam untuk lansia.

Luas lahan dan jangkauan layanan

Pramono memaparkan puskesmas tersebut dibangun di lahan kurang lebih seluas 976 meter persegi dengan luas bangunan kurang lebih 2.725 meter persegi.

“Dan fasilitas ini bisa melayani kurang lebih 124.500 jiwa, dengan rata-rata kunjungan setiap harinya 500 jiwa atau pasien. Dan puskesmas ini didukung oleh lima puskesmas pembantu, dan juga 63 posyandu,” kata Pramono.

Dengan demikian, Puskesmas Taman Sari melayani kurang lebih 124.500 jiwa dengan rata-rata kunjungan 500 pasien setiap hari. Layanan itu ditopang lima puskesmas pembantu dan 63 posyandu.

Pindah dari Jalan Blustru

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati menyampaikan bahwa sebelumnya puskesmas tersebut berlokasi di Jalan Blustru. Namun, lokasi lama dinilai sangat sempit untuk standar puskesmas. Dengan berpindahnya Puskesmas Taman Sari ke lokasi baru yang lebih luas, kegiatan serta layanannya menjadi lebih lengkap.

Ani mengatakan secara umum layanan dan kegiatan di lokasi baru puskesmas tersebut hampir sama, yakni menyediakan layanan 24 jam.

“Tetapi lokasi di yang lama itu sangat sempit karena memang standarnya adalah standar puskesmas pembantu. Dengan berpindah ke sini, aktivitas kegiatannya menjadi lebih lapang dan kami mengembangkan lebih banyak lagi layanan, terutama layanan untuk kunjungan sehat,” papar Ani.

Menurut Ani, perpindahan ke lokasi baru membuat kegiatan di puskesmas lebih lapang. Dinas Kesehatan DKI Jakarta pun mengembangkan lebih banyak layanan, terutama layanan untuk kunjungan sehat.

Lokasi lama jadi puskesmas pembantu

Kendati demikian, Ani mengatakan puskesmas di lokasi lama masih tetap digunakan. Kini, puskesmas di lokasi lama dimanfaatkan menjadi Puskesmas Pembantu (pustu) Taman Sari.

Lokasi lama di Jalan Blustru pun tidak ditinggalkan, melainkan berstatus sebagai Puskesmas Pembantu Taman Sari setelah layanan utama berpindah ke bangunan baru yang lebih luas.

Sumber: ANTARA Lenggang Jakarta

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy