None Jakarta 2026 Soroti Dampak Keuangan bagi Kesehatan Fisik dan Mental

None Jakarta 2026 Soroti Dampak Keuangan bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Kesehatan

None Jakarta 2026 Citra Poerwa menyebut stres finansial berpengaruh pada kesehatan mental dan fisik, dan menekankan pentingnya skala prioritas.

None Jakarta 2026 Citra Poerwa menyatakan bahwa keuangan yang tidak dikelola dengan baik dapat memengaruhi kondisi mental dan fisik seseorang. Pernyataan itu disampaikannya dalam diskusi bertajuk "Sehat Finansial, Sehat Badan, Sehat Jakarta" pada gelaran Financial Festival 2026 di Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (24/10).

Menurut Citra, pembicaraan soal sehat tidak seharusnya berhenti pada kondisi tubuh. Ia menjelaskan bahwa kesehatan terdiri atas tiga aspek yang saling melengkapi, yakni fisik, mental, dan sosial.

"Berdasarkan definisinya sendiri, sehat itu ada tiga aspek. Sehat fisik, sehat mental, dan juga sehat sosial. Jadi bukan semata-mata tubuhnya saja, tapi pikiran kita, mentalnya bagaimana dalam menghadapi sehari-hari dan juga sosial, interaksi dengan lingkungan sekitarnya," kata Citra.

Menjaga kesehatan sebagai investasi jangka panjang

Citra menekankan bahwa menjaga kesehatan sejak usia muda merupakan bentuk investasi jangka panjang. Tujuannya agar seseorang tetap produktif hingga usia lanjut.

Karena itu, ia menyarankan masyarakat tidak mengabaikan kebugaran fisik di tengah kesibukan kerja yang padat. Waktu luang, menurutnya, sebaiknya dimanfaatkan untuk bergerak aktif secara konsisten.

Selain pergerakan fisik, ada dua hal lain yang disebut Citra turut menentukan kestabilan hidup harian:

  • mengontrol pola makan agar tetap seimbang;
  • menyaring beban pikiran atau bersikap mindful.

Tekanan keuangan dan kualitas kesehatan

Citra memaparkan bahwa tekanan atau stres finansial memiliki keterkaitan erat dengan kesehatan. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan kualitas kesehatan mental sekaligus fisik seseorang. Ia pun merujuk pada sebuah jurnal yang membahas kaitan itu.

"Ada jurnalnya yang betul membahas kalau stres finansial itu berpengaruh terhadap kesehatan mental dan juga fisik. Jadi kita harus bisa gimana caranya menghadapi permasalahan itu satu per satu. Nanti kalau misalkan dirasa sudah butuh bantuan profesional, jangan segan-segan untuk minta bantuan profesional," kata Citra.

Skala prioritas bagi generasi pelapis

Dalam kesempatan itu, Citra juga menyoroti tantangan yang dihadapi generasi pelapis atau sandwich generation. Kelompok ini disebutnya perlu membagi porsi finansial untuk diri sendiri dan keluarga.

Jalan keluarnya, menurut Citra, adalah mengedepankan skala prioritas. Pemenuhan kebutuhan dasar harus diutamakan lebih dahulu sebelum dana dialokasikan untuk kebutuhan sekunder maupun tersier.

"Mungkin kalau dari saya, mungkin lebih ke kebutuhan dasarnya dulu yang harus dipenuhi. Antara kebutuhan diri sendiri dan keluarga pasti ada kebutuhan dasarnya dulu, baru yang sekunder dan tersiernya," ucap Citra.

Financial Festival 2026 di Blok M Square

Financial Festival 2026 diselenggarakan di Blok M Square, Jakarta Selatan, pada 23ΓÇô24 Oktober 2026. Gelaran ini disebut sebagai yang perdana secara regional di DKI Jakarta dan digelar bekerja sama dengan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DKI Jakarta.

Kegiatan tersebut juga menjadi rangkaian seremonial atas pelaksanaan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) DKI Jakarta. Salah satu program yang termasuk di dalamnya adalah Digitalisasi Pasar Inklusif.

Diskusi itu turut menghadirkan Pemimpin Grup Dana Ritel & Transaksional Bank Jakarta, Yuniar T. Manik, serta Corporate Credit Analyst Bank Jakarta, Dedi Akhmadi.

Sumber: Antara Terkini

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy