Puerto Vallarta Sambut Musim Ramai dengan Día de Muertos hingga HEAT Awards
Gaya HidupPuerto Vallarta memulai musim ramai dengan perayaan Día de Muertos, HEAT Latin Music Awards, dan turnamen golf PGA Mexico Open 2026.
Madu Peri Turki atau Peri Balı dari gua di Artvin dijual hingga 5.000 euro per kilogram, dan 1.570 euro per botol 150 gram di Harrods London.
Di pegunungan terjal di timur laut Turki, tepatnya di dalam sebuah gua pada sebuah gunung setinggi 1.800 meter, terdapat sejenis madu yang disebut satu-satunya di dunia, yakni Madu Peri. Kisah ini bukan pembuka sebuah dongeng, melainkan cerita nyata tentang madu yang nilainya mencapai ribuan euro per kilogram.
Sejarah Peri Balı, demikian nama Turki untuk Madu Peri, bermula pada 2009. Peternak lebah Turki, Günay Gündüz, mengikuti sejumlah legenda lokal dan menemukan sarang lebah alami di dalam sebuah gua di pegunungan Sarıçayır, Provinsi Artvin, timur laut Turki. Di dalamnya ia menemukan sekitar 18 kg madu.
Tradisi setempat menyebut penggunaan madu ini telah berlangsung sejak masa kuno Kerajaan Colchis, yang memiliki salah satu wilayah paling berkembang di kawasan timur laut Turki saat ini.
Penemuan itu bermula ketika Gündüz berjalan-jalan di sekitar gunung dan melihat jumlah lebah yang tidak biasa banyaknya keluar-masuk dari sebuah celah di dinding batu. Karena penasaran, ia memutuskan untuk menyelidikinya.
Karena bukan pendaki tebing, ia meminta bantuan para pendaki profesional untuk turun ke dalam cekungan gua tersebut. Di dinding gua yang terjal terdapat sarang-sarang lebah berisi sekitar 18 kilogram madu yang mengkristal dan terbentuk langsung di atas batuan, tanpa campur tangan manusia.
Gündüz mengirim sampel ke laboratorium khusus, yang mengonfirmasi keistimewaan produk tersebut. Madu itu diperkirakan berumur sekitar 7 tahun.
Madu dihasilkan oleh Apis mellifera caucasica, subspesies lebah Kaukasus kuno yang kini terancam punah dan sangat tahan terhadap kondisi iklim keras di kawasan itu.
Lebah membangun sarang di ruang-ruang batu yang sangat sempit. Produksinya sangat terbatas dan berubah setiap tahun, yakni berkisar 10-12 kg hingga maksimal 20 kg per tahun.
Lingkungan bawah tanah melindungi madu dari pencemaran luar sehingga madu matang dan mengkristal di dinding gua. Dengan begitu, madu menyerap mineral dari batuan, sebuah proses yang memperkayanya dan memberi tekstur yang jauh lebih padat daripada madu biasa.
Memanen madu ini merupakan pekerjaan berat. Sejak penemuan pada 2009, pemanenan Peri Balı menjadi operasi yang rumit dan berbahaya yang hanya dilakukan sekali dalam setahun.
Para pemanen harus menempuh perjalanan sekitar 8 jam melintasi hutan lebat dan jalur menanjak untuk mencapai lokasi. Setibanya di dekat cekungan gua, tim bersiap untuk tahap paling delicat.
Gua berada di sebuah dinding batu, dan di sinilah kemampuan panjat tebing dibutuhkan. Para pemanen dengan perlengkapan harness, tali, dan peralatan panjat profesional turun ke dalam gua.
Setelah mencapai sarang, mereka harus bekerja dengan sangat hati-hati. Tugas mereka adalah melepas sarang dari batuan tanpa merusaknya, sebuah pekerjaan yang menuntut berjam-jam kerja teknis dan presisi di lingkungan yang gelap.
Harga jual produk yang unik dan langka ini, yang diperoleh lewat proses pemanenan sangat rumit, tidak mungkin rendah.
Lelang internasional pertama menetapkan angka rekor: pada 2009, satu kilogram madu terjual di Prancis seharga 45.000 euro, sedangkan pada tahun berikutnya di Tiongkok, satu kilogram lainnya menemukan pembeli pada harga 28.000 euro.
Seiring waktu, harga stabil di kisaran 5.000 euro per kilogram. Selain dijual curah, kini diperkenalkan format yang lebih terjangkau namun tetap eksklusif berupa botol kemasan 150 gram.
Pada 2025, botol-botol itu dijual di pusat perbelanjaan mewah Harrods di London dengan nama "Elvish Honey", seharga 1.350 euro per botol, dalam edisi terbatas hanya 100 botol.
Namun, daftar harga mengalami penyesuaian baru-baru ini akibat permintaan yang sangat tinggi, sehingga kini menjadi 1.570 euro per botol. Format koleksi ini membuat Madu Peri diburu seperti sebuah perhiasan.
Sumber: Panorama
Puerto Vallarta memulai musim ramai dengan perayaan Día de Muertos, HEAT Latin Music Awards, dan turnamen golf PGA Mexico Open 2026.
Rumah bumerang Wyoming rancangan CLB Architects seluas 7.000 kaki persegi menyatu dengan lereng bukit di lahan 41 acre, memakai kayu, baja, dan beton.
AURÉ Magazine vol 3 resmi terbit dengan hampir 140 halaman fotografi dari anggota Masters of Photography KelbyOne, plus wawancara Paul Kober.
These cookies are essential for the website to function properly.
These cookies help us understand how visitors interact with the website.
These cookies are used to deliver personalized advertisements.