Dua penembak adik pelatih Cagliari di Napoli divonis lima tahun penjara

Dua penembak adik pelatih Cagliari di Napoli divonis lima tahun penjara

Internasional

Vonis penembak Gianluca Pisacane: Vincenzo Rossi dan Vincenzo Bevivino dijatuhi lima tahun penjara masing-masing oleh GIP Campanaro di Napoli.

Vonis lima tahun penjara dijatuhkan kepada dua pria yang menjadi penembak dalam penyerangan terhadap Gianluca Pisacane, adik pelatih klub Cagliari Fabio Pisacane. Putusan itu dibacakan hakim pemeriksa pendahuluan (GIP) Campanaro dalam sidang dengan prosedur singkat di Napoli, sore waktu setempat. Kedua terpidana adalah Vincenzo Rossi dan Vincenzo Bevivino, yang dinilai bertanggung jawab atas penyerangan bersenjata di kawasan Quartieri Spagnoli.

Hukuman tersebut dijatuhkan kepada masing-masing terpidana. Rossi menjalani pidana lima tahun penjara dan Bevivino menjalani pidana lima tahun penjara. Bagi keduanya, perkara ini menjadi pukulan hukum pertama atas penyerangan yang terjadi pada Januari lalu.

Dakwaan percobaan pembunuhan diturunkan

Dalam perkara ini, jaksa semula mendakwa kedua tersangka dengan pasal percobaan pembunuhan. Dakwaan itu kemudian diturunkan menjadi penganiayaan berat. Perubahan klasifikasi dakwaan tersebut menjadi bagian dari jalur yang ditempuh jaksa sebelum sidang dengan prosedur singkat digelar.

Jalur tuntutan jaksa akhirnya diterima pada akhir sidang dengan prosedur singkat. GIP Campanaro lalu menjatuhkan vonis lima tahun penjara bagi masing-masing terdakwa. Putusan itu dibacakan pada sore waktu setempat, setelah rangkaian pemeriksaan perkara dilalui.

Korban pemilik tempat usaha di Montecalvario

Gianluca Pisacane merupakan pemilik sebuah tempat usaha di bagian bawah kawasan Montecalvario. Ia adalah adik dari Fabio Pisacane, pelatih klub Cagliari. Dalam insiden pada Januari lalu, Gianluca terluka akibat tembakan pistol.

Penyerangan terhadapnya terjadi di Quartieri Spagnoli, Napoli. Kawasan itu menjadi lokasi insiden yang membuat Gianluca menderita luka tembak. Kasus tersebut kemudian bergulir ke pengadilan dan berakhir dengan vonis bagi kedua pelaku.

Pertengkaran dipicu alasan sepele

Penembakan terhadap Gianluca Pisacane terjadi di puncak sebuah pertengkaran. Pertengkaran itu meletus karena alasan yang sepele. Perselisihan tersebut melibatkan beberapa perempuan sebagai tokoh utamanya.

Dari pertengkaran itulah rangkaian peristiwa berujung pada penembakan yang melukai Gianluca Pisacane. Korban terkena tembakan pistol dalam insiden tersebut.

Poin putusan

  • Vonis: lima tahun penjara bagi masing-masing terpidana.
  • Terpidana: Vincenzo Rossi dan Vincenzo Bevivino.
  • Majelis: hakim pemeriksa pendahuluan (GIP) Campanaro melalui prosedur singkat.
  • Korban: Gianluca Pisacane, adik pelatih klub Cagliari Fabio Pisacane dan pemilik tempat usaha di bagian bawah Montecalvario.
  • Lokasi: kawasan Quartieri Spagnoli, Napoli.
  • Dakwaan: percobaan pembunuhan yang diturunkan menjadi penganiayaan berat.
  • Pemicu: pertengkaran karena alasan sepele yang melibatkan beberapa perempuan.

Vonis menutup proses peradilan singkat

Vonis lima tahun penjara menjadi akhir dari proses peradilan dengan prosedur singkat atas kedua penembak. GIP Campanaro menerima jalur tuntutan jaksa setelah dakwaan awal percobaan pembunuhan diturunkan menjadi penganiayaan berat. Dengan demikian, Rossi dan Bevivino menyandang status terpidana dalam penyerangan terhadap adik pelatih klub Cagliari tersebut.

Insiden yang menimpa Gianluca Pisacane terjadi pada Januari lalu, sedangkan vonis bagi kedua pelaku dijatuhkan dalam sidang pada sore waktu setempat. Bagi Rossi dan Bevivino, putusan ini menjadi pukulan hukum pertama terkait penyerangan tersebut.

Sumber: Il Mattino

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy