Esai Der Spiegel soal Kabut di Sunset Boulevard dan Erosi Mimpi Amerika

Esai Der Spiegel soal Kabut di Sunset Boulevard dan Erosi Mimpi Amerika

Internasional

Esai Der Spiegel soal erosi mimpi Amerika: kabut di Sunset Boulevard jadi metafora pudarnya era Hollywood yang dikenang lewat film klasik.

Der Spiegel International memuat esai opini berjudul "Leaving the US: The Erosion of My American Dream" yang terbit pada 16 Oktober 2026. Tulisan itu dibuka dengan sebuah adegan di Sunset Boulevard, Los Angeles.

Dalam pembukaannya, penulis menggambarkan kabut pekat yang tiba-tiba menyeruak di atas jalan tersebut. Kaca depan mobil berembun, suhu udara merosot, dan orang-orang di dalam kendaraan mulai menggigil.

"Damn," ujar Darren, lalu menggulung jendela mobilnya.

Beberapa saat sebelumnya, menurut penulis, sinar matahari California yang hangat masih menyilaukan mata, sepadan dengan nama jalan yang meliuk-liuk menuju Samudra Pasifik itu. Kendaraan mereka melewati sejumlah penanda khas kawasan tersebut: Chateau Marmont, The Comedy Store, papan-papan reklame film Hollywood yang menurut penulis tak lagi ditonton orang di bioskop, serta rumah-rumah megah milik bintang film yang sebagian besar pemiliknya telah lama meninggal.

Beberapa saat sebelumnya pula, penulis masih dapat melihat ke mana jalan itu membelok. Kini, hampir tidak ada yang bisa terlihat sama sekali.

Perjalanan seperti film noir

Penulis melanjutkan bahwa mereka melaju seolah-olah berada di dalam sebuah film noir, yakni "Sunset Boulevard", kisah tragis tentang seorang diva film bisu yang putus asa karena eranya telah berakhir. Penulis menyebut film itu sebagai film favorit Donald Trump.

Judul esai tersebut merujuk pada tema kepergian dari Amerika Serikat dan apa yang disebut penulis sebagai erosi mimpi Amerika.

Sumber: Der Spiegel International

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy