Zulhas paparkan strategi perkuat pangan saat panen raya di Batu Bara

Nasional
Zulhas paparkan strategi perkuat pangan saat panen raya di Batu Bara

Menko Pangan Zulkifli Hasan menghadiri panen raya padi di Batu Bara, Sumatera Utara, dan memaparkan bantuan beras gratis hingga penyaluran beras SPHP.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menghadiri panen raya padi di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Sabtu. Dalam kesempatan itu, ia memaparkan sejumlah langkah pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mempercepat swasembada pangan nasional.

Menurut Menko Pangan yang akrab disapa Zulhas tersebut, strategi pemerintah mencakup bantuan beras gratis bagi 33,2 juta penerima manfaat, stabilisasi harga melalui beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta penguatan produksi pertanian.

Ia menegaskan kebijakan pemerintah diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pangan, daya beli masyarakat, dan keberlanjutan usaha petani.

Bantuan beras untuk 33,2 juta penerima

Pemerintah menyiapkan bantuan pangan berupa beras bagi 33,2 juta penerima manfaat. Setiap penerima yang memenuhi ketentuan dialokasikan 10 kilogram beras per bulan untuk Oktober, November, dan Desember.

Dengan skema penyaluran sekaligus, penerima manfaat direncanakan memperoleh total 30 kilogram beras secara gratis untuk alokasi tiga bulan tersebut.

Program itu diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli, terutama ketika harga bahan pangan mengalami tekanan.

Satu juta ton beras SPHP

Selain bantuan gratis, pemerintah menyiapkan 1 juta ton beras SPHP sebagai instrumen untuk menjaga pasokan dan menstabilkan harga beras di pasaran. Penyaluran beras SPHP diharapkan memberikan alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan beras dengan harga lebih terjangkau.

Pada saat yang sama, Zulhas menyatakan kebijakan perberasan juga perlu menjaga agar petani tetap memperoleh nilai ekonomi yang layak dari hasil panennya.

Irigasi, pupuk, dan alsintan

Tak hanya menyasar kebutuhan konsumsi, pemerintah mendorong peningkatan produksi pertanian melalui perbaikan jaringan irigasi, kemudahan akses pupuk, dan penguatan mekanisasi pertanian.

Penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan wilayah agar proses budidaya dan panen dapat berjalan lebih efektif.

Dukungan sarana produksi tersebut diharapkan membantu petani meningkatkan produktivitas lahan, mengurangi kendala dalam kegiatan pertanian, serta memperkuat kemampuan sektor pertanian menghadapi perubahan cuaca dan tantangan produksi.

Dukungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara

Pemerintah Kabupaten Batu Bara menyatakan dukungan terhadap program pemerintah pusat dalam memperkuat swasembada pangan nasional.

Sebagai daerah yang memiliki potensi pertanian, Batu Bara diharapkan mampu mengoptimalkan lahan produktif sekaligus meningkatkan pemanfaatan infrastruktur pendukung, termasuk irigasi dan alsintan.

Kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani, serta unsur Forkopimda disebut menjadi bagian penting dalam memastikan kebijakan pangan dapat diterapkan secara efektif.

Upaya tersebut tidak hanya berkaitan dengan peningkatan hasil panen, tetapi juga mencakup kelancaran distribusi, stabilitas harga, dan kesejahteraan masyarakat.

Panen raya di Kabupaten Batu Bara menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi daerah terhadap ketahanan pangan Sumatera Utara dan nasional.

Menurut pemaparan dalam kegiatan itu, keberhasilan menuju swasembada pangan membutuhkan kesinambungan antara peningkatan produksi, ketersediaan sarana pertanian, dan kebijakan yang menjaga akses masyarakat terhadap bahan pangan.

Sumber: Antara Top News

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy