SpaceX Disebut Cabut Pembatasan, Starshield Kembali Normal di Ukraina

SpaceX Disebut Cabut Pembatasan, Starshield Kembali Normal di Ukraina

Internasional

Menteri Pertahanan Ukraina Evgeniy Khmara menyatakan Starshield tampak beroperasi normal kembali, meski militer masih menguji layanan itu dan belum menerima penjelasan atas pembatasan.

Pembatasan Dicabut, Layanan Kembali Normal

SpaceX tampaknya telah mencabut pembatasan yang diberlakukan atas penggunaan Starshield oleh militer Ukraina. Starshield merupakan versi kelas militer dari sistem internet Starlink yang dioperasikan SpaceX. Laporan mengenai pencabutan pembatasan itu disampaikan The Wall Street Journal.

Menurut laporan tersebut, Menteri Pertahanan Evgeniy Khmara mengatakan kepada wartawan bahwa Starshield tampak kembali beroperasi secara normal. Meski begitu, militer Ukraina masih melakukan sejumlah pengujian. Khmara juga menyatakan bahwa militer belum menerima penjelasan apa pun mengenai alasan pembatasan tersebut.

Sepuluh Hari Pembatasan dan Dampaknya pada Drone

Pembatasan itu berlangsung selama 10 hari. Selama periode tersebut, drone militer Ukraina kehilangan konektivitas internet ketika terbang dengan kecepatan sekitar 100 mil per jam. Hilangnya koneksi itu membuat militer kehilangan kendali atas sejumlah drone.

Kecepatan sekitar 100 mil per jam menjadi titik yang menentukan dalam insiden tersebut. Ketika drone melaju pada kecepatan itu, koneksi terputus sehingga kendali atas perangkat hilang dari operator.

Tidak semua drone lepas kendali. Sebagian drone lain tetap dapat dikendalikan, tetapi menjadi lebih rentan karena diterbangkan dengan kecepatan lebih lambat. Dengan begitu, pembatasan tidak hanya memutus kendali atas sebagian armada, tetapi juga memaksa penyesuaian kecepatan terbang di lapangan.

Telepon Trump kepada Musk

Presiden Donald Trump dilaporkan menelepon CEO SpaceX Elon Musk pada Rabu dan meminta agar layanan Starshield dipulihkan. Trump dan Musk sama-sama pernah menyampaikan kritik terhadap Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Musk baru-baru ini menyampaikan kritik melalui sebuah unggahan yang berbunyi, "Zelensky has gone too far." Unggahan itu menjadi salah satu bentuk kritik yang disampaikan Musk terhadap Zelensky.

Laporan Awal soal Pembatasan Akses

The Wall Street Journal sebelumnya melaporkan bahwa Musk memerintahkan SpaceX untuk membatasi akses Starlink Ukraina. Sejumlah sumber menyebutkan bahwa Musk telah membahas langkah tersebut dengan pemerintahan Trump terlebih dahulu.

Pengujian Belum Tuntas

Khmara menyatakan pengujian terhadap layanan Starshield masih berlangsung. Hingga laporan itu diterbitkan, militer Ukraina belum memperoleh penjelasan mengenai alasan pembatasan yang berlangsung 10 hari tersebut.

Pencabutan pembatasan menandai berakhirnya periode ketika drone militer Ukraina tidak bisa terbang dengan kecepatan sekitar 100 mil per jam tanpa kehilangan koneksi. Menurut keterangan Khmara kepada wartawan, layanan Starshield kini tampak berjalan normal, sementara pengujian masih dilakukan dan penjelasan atas pembatasan belum diterima.

Kronologi

  • Pembatasan berlangsung 10 hari dan membuat drone kehilangan koneksi saat terbang sekitar 100 mil per jam.
  • Militer kehilangan kendali atas sejumlah drone, sementara drone lain menjadi rentan karena terbang lebih lambat.
  • Menteri Pertahanan Evgeniy Khmara menyatakan Starshield tampak normal kembali, tetapi pengujian masih berlangsung.
  • Presiden Donald Trump dilaporkan menelepon Elon Musk pada Rabu dan meminta layanan dipulihkan.
  • The Wall Street Journal sebelumnya melaporkan Musk memerintahkan pembatasan akses Starlink Ukraina.

Sumber: TechCrunch

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy