Bekas Vila Hitler di Eagle's Nest Diduga Dibakar, Tersangka Ditangkap

Bekas Vila Hitler di Eagle's Nest Diduga Dibakar, Tersangka Ditangkap

Internasional

Kebakaran Eagle's Nest di Pegunungan Alpen Bavaria diduga sengaja dibakar. Polisi menangkap seorang tersangka; sekitar 200 petugas pemadam dikerahkan.

Kebakaran besar melanda sebuah bangunan vila di Pegunungan Alpen Bavaria yang pernah digunakan sebagai tempat peristirahatan mantan diktator Nazi Jerman, Adolf Hitler. Pejabat Jerman menduga kebakaran itu sengaja dilakukan, dan polisi telah menangkap seorang tersangka. Bangunan tersebut dikenal sebagai Eagle's Nest.

Kebakaran melanda bangunan yang dikenal sebagai Eagle's Nest itu pada Jumat malam. Bangunan yang dulu digunakan para pejabat tinggi Nazi tersebut berada pada ketinggian 1.834 meter atau sekitar 6.000 kaki di atas permukaan laut.

Api Masih Melalap hingga Sabtu Pagi

Hingga Sabtu pagi, api masih melalap Eagle's Nest. Kobaran api itu berlangsung saat salju turun di puncak Pegunungan Alpen.

Kebakaran pada Jumat malam itu membuat petugas pemadam kebakaran harus bekerja di bangunan yang berada pada ketinggian 1.834 meter atau sekitar 6.000 kaki di atas permukaan laut, sementara salju turun di puncak pegunungan tersebut.

Pada Sabtu siang, Kepala Pemadam Kebakaran Michael Brandl mengatakan bahwa sisa-sisa kobaran api terakhir sedang dipadamkan. Ia menambahkan, belum ada seorang pun yang memasuki bangunan tersebut karena dikhawatirkan strukturnya dapat runtuh.

"Kami sangat beruntung karena tidak ada korban luka," kata Brandl, seperti dikutip dari AFP, Minggu (25/10/2026).

Keterangan Brandl itu menegaskan bahwa tidak ada korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. Petugas belum dapat memeriksa bagian dalam bangunan karena kekhawatiran struktur bangunan runtuh.

Sekitar 200 Petugas Dikerahkan

Sebanyak 200 petugas pemadam kebakaran dikerahkan dalam operasi di bangunan Kehlsteinhaus, yang terletak di puncak gunung di atas Obersalzberg. Menurut otoritas negara bagian Bavaria, lokasi tersebut menarik sekitar 350.000 pengunjung setiap tahun.

Juru bicara kepolisian setempat, Lisa Maier, mengatakan para petugas pemadam kebakaran harus menggunakan alat bantu pernapasan untuk mendekati lokasi kejadian.

Dugaan Pembakaran Sengaja

Pejabat Jerman menduga kebakaran di Eagle's Nest sengaja dibakar. Polisi telah menangkap seorang tersangka dalam kasus tersebut. Kebakaran terjadi pada Jumat malam di bangunan yang dulu digunakan para pejabat tinggi Nazi.

Eagle's Nest atau Kehlsteinhaus merupakan bangunan yang pernah menjadi tempat peristirahatan Adolf Hitler. Bangunan itu berdiri di puncak gunung di atas Obersalzberg dan, menurut otoritas negara bagian Bavaria, menarik sekitar 350.000 pengunjung setiap tahun.

Ringkasan Peristiwa

  • Kebakaran melanda Eagle's Nest atau Kehlsteinhaus pada Jumat malam.
  • Bangunan berada di ketinggian 1.834 meter atau sekitar 6.000 kaki di atas permukaan laut.
  • Pejabat Jerman menduga kebakaran sengaja dilakukan, dan polisi telah menangkap seorang tersangka.
  • Sekitar 200 petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
  • Menurut Kepala Pemadam Kebakaran Michael Brandl, tidak ada korban luka dalam peristiwa itu.
  • Petugas belum memasuki bangunan karena dikhawatirkan strukturnya dapat runtuh.

Hingga Sabtu siang, belum ada seorang pun yang memasuki bangunan. Petugas masih memusatkan upaya pada pemadaman sisa-sisa kobaran api terakhir di lokasi yang berada di puncak Pegunungan Alpen Bavaria itu.

Api yang melalap bangunan sejak Jumat malam masih menyala hingga Sabtu pagi, saat salju turun di kawasan tersebut. Michael Brandl menyampaikan keterangan mengenai proses pemadaman itu pada Sabtu siang.

Sumber: Sindonews

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy